IJALISME

Walau Patah Sayap Rajawali Bertongkat Juga Aku ke Sini

Ajari Aku Cinta

 

 

Begitu kulihat wajahnya untuk pertamakali, cinta itu langsung datang menyentuh kalbuku dengan sentuhan sihir. Kemudian dengan tidak sengaja disebuah kapal perjuangan, tidak sengaja dia duduk disebelahku dengan tidak sengaja aku menikmati indahnya ciptaan sang pencipta yang terlukis diwajahnya. Tidak cantik tapi manis oo… begitulah ciptaanNya yang selalu menghasilkan pendapat yang berbeda di kalangan manusia. Kulihat ia tertawa ringan yang keluar dari mulutnya yang merekah indah seolah –olah berkata”lihatlah aku,lihatlah aku”.Ooooh iblis sedang merayuku.

Adapun keadaannya saat itu, hampir saja ia berteriak sambil menundukkan pandangannya “aku takut, aku takut”. Jilbabnya yang berkibar-kibar mengisahkan kalbu yang tersayat bercampur dengan rasa senang dan gembira. Ada sisa kebahagiaan di tengah kepedihannya. Duhai sihir cinta mengapa kau biarkan aku menikmati senyum nya yang manis sementara ia tersayat kalbunya. Duhai sihir cinta mengapa kau biarkan aku terbenam dalam neraka Jahim yang selalu mengintaiku.

Cinta cinta cinta. Seakan tiada lagi yang dibicarakan selain cinta. Mengapa ada selalu cinta yang mewarnai hari-hari kita??? Mengapa orang selalu bertanya hanya ada satu cinta?? Mengapa orang menganggap tidak ada yang mendua?? itulah cinta. Cinta yang diproses melalui melalui reaksi jiwa lalu merekah dan menjiwai diri kita. Pandangan pertama itu sebenarnya hanyalah rasa takjub yang berbuah cinta namun terkadang tidak berbuah cinta hanya sekedar takjub dan hanya ad-dien yang membatasi kita. Namun mengapa ada selalu cinta yang mendua??

Imam Ibnu Hazm tentang masalah mendua ini, beliau mengatakan bahwa seseorang yang mencintai dan kasmaran terhadap dua kekasih, maka cintanya telah bercampur dengan nafsu. Padahal nafsu tidak bisa disebut dengan cinta

Sungguh dusta orang yang mengakui mencintai dua orang

Tiada tempat di hati untuk dua kekasih

Ia tidak dapat menduakan masalah

Sebagaimana akal adalah Satu

Ia tak menemukan sang pencipta kecuali Satu

Zat Yang Maha Pengasih

Demikian pula hati itu satu,

Tak dapat mencintai, selain kepadayang satu

Satu orang yang berjauhan, lama tidak bertemu

Agama juga satu, agama yang lurus

Kafirlah orang yang mengatakan ia memiliki dua agama

Cinta itu adalah sebenarnya merupakan perpaduan semangat ruh dan mental. Cinta bukan sekedar nafsu yang diaktualisasikan namun merupakan cara interaksi pertemuan ruh dengan ruh, jiwa dengan jiwa bukan jasad dengan jasad. Kemudian peristiwa itu di dukung oleh syara’ maupun adat istiadat.

Syariat membatasi pertemuan itu, lalu adat istiadat mendukungnya. Itulah cinta yang diakui dalam islam antara laki-laki dan perempuan yan target akhirnya adalah pernikahan. Mustahil dikatakan bahwa cinta itu merupakan kunci kebahagiaan, kecuali dalam hati orang yang jatuh cinta ada perasaan tenang, ridha dan tegar.

Cinta dan benci takkan dapat bertemu. Karena cinta merupakan perpaduan antara getaran perasaan-perasaan yang saling pengertian, sebagai ekspresi lelaki terhadap perempuan yang ia sukai. Perasaan hati ini adalah penghormatan penghargaan lelaki terhadap wanita. Oleh karena itu mustahil ada cinta murni yang hadir dalam jiwa jika sudah ada ikatan yang melanggar syar’i. Penghormatan itu takkan ada kecuali yang bersangkutan itu takut dengan azab sang pencipta. Sebagaimana indahnya kuntum bunga sakura, segayung air sejuk ditengah padang sahara yang panas dan gersang, dalam keindahan, kehausan dan kehampaan cinta sejati, marilah kita berbisik:”ya Rabbi …….Ajari Aku Cinta”


Selesai jam 8:00 wib 14 nopember 2007. teruntuk yang telah lancang mencintaimu dan Aku.

November 14, 2007 - Posted by | 1

2 Komentar »

  1. kata-katanya sungguh membuat aku sadar bahwa cinta itu tidak hanya membuat seseorang bahagia, namun juga membuat seseorang menderita, kita bisa belajar banyak hal tentang arti cinta yang sebenarnya, dan kita akan tahu banyak orang yang salah mengartikan cinta sebagai sesuatu yang rendah dan nafsu,…

    Komentar oleh ihwan j | Januari 1, 2008 | Balas

  2. buku yang misterius

    Komentar oleh adi | Mei 4, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: